No Images

Makam Teuku Cut Ali

Bila Anda ke Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan, sebaiknya singgah sebentar di Gampong Suaq Bakung. Karena di sana ada tersimpan bukti sejarah bagaimana heroiknya masyarakat Aceh Selatan dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Belanda. Dari sudut sebelah utara Kantor Camat Kluet Selatan anda dapat melihat bangunan 5x7 meter berwarna merah putih tepat di bibir Sungai Kluet, di sanalah bersemayam salah seorang putra terbaik bangsa yang telah rela menyumbangkan jiwa dan raga demi agama dan bangsa, dia adalah Teoekoe Tjoet Ali yang namanya biasa ditulis dengan ejaan lama, bila menggunakan ejaan baru bisa dibaca Teuku Cut Ali.

Di batu nisannya tertulis beliau lahir pada tahun 1895 dan syahid pada 25 Mei 1927, pada usia 32 tahun. Menurut sejarahnya hanyalah kepala beliau yang dikuburkan di Suaq Bakung sedangkan badannya dikuburkan di Alue Bubrang, Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur. Karena setelah gugur Belanda memenggal kepala beliau mengaraknya untuk dipertontonkan kepada masyarakat sampai ke Suaq Bakung sejauh lebih kurang 18 km dari tempat gugurnya beliau. Kisah heroik Teuku Cut Ali bersama pengikutnya masih diingat oleh masyarakat Aceh Selatan mulai dari kehebatan dalam bela diri, ilmu kebal, ilmu pedang sampai pada keteguhan hatinya dalam menentang angkara murka kaum penjajah.

Untuk mengenang jasa beliau menjelang 17 Agustus setiap tahunnya Forkopimda Aceh Selatan melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di makam Teuku Cut Ali. Demikian juga pada hari-hari besar nasional lainnya seperti hari Pahlawan dan hari Ulang Tahun TNI. Demikianlah cerita singkat Teuku Cut Ali semoga generasi penerus tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.